Peluang Usaha Kuliner yang Laris di Bulan Ramadhan

Peluang Usaha Kuliner yang Laris di Bulan Ramadhan

Peluang Usaha Kuliner yang Laris di Bulan Ramadhan - Fenomena bulan puasa atau Bulan Ramadhan di setiap tahun memang selalu menjadi berkah tersendiri bagi sebagian masyarakat yang membuka usaha musiman ini. Beberapa lapak ataupun pasar yang mengejutkan masyarakat dengan banyaknya para penjual dadakan mulai dari yang menggelar meja di depan rumah sampai membuka lapak di sekitar lahan yang strategis, sehingga terkadang membuat kemacetan jalan yang dipenuhi orang-orang yang sedang ngabuburit  mencari bukaan puasa.

Segala macam jenis makanan yang disajikan pada saat berbuka puasa atau biasa disebut dengan takjil akan selalu jadi incaran umat muslim yang berpuasa. Berbagai jenis makanan, seperti risol, bakwan, tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng, kroket, pastel, martabak, asinan, kolak, dan bubur sum-sum menjadi incaran orang-orang yang ingin berbuka puasa.

Bahkan tidak hanya makanan kecil saja yang biasa dijajakan, namun juga makanan berat, seperti ayam goreng, pepesan tahu, pepesan ikan, gudeg, daging serundeng, sayur singkong, telur balado, orek tempe, sampai mie goreng juga disajikan oleh para penjual dadakan tersebut.

Kenapa dagangan makanan berbuka puasa tersebut selalu menjadi incaran? Nah.. itu semua karena biasanya harga yang ditawarkan oleh para penjual tersebut sangat murah dan harga nya masih dapat di jangkau oleh kantong masyarakat, harga dagangan yang dijual biasanya mulai dari harga Rp 500-15.000 tergantung pada jenis makanannya.

Berdasarkan pengakuan dari beberapa para penjual makanan, orang yang mendadak baru berjualan di bulan puasa ini mereka bisa mengambil keuntungan dua kali lipat atau lebih. Kebanyakan para penjual adalah ibu-ibu yang langsung turun tangan memasak sekaligus berjualan dengan modal yang bervariasi sekitar Rp 300.000- 1 juta.

Berikut ini kami akan bagikan beberapa jenis peluang usaha makanan ataupun jajanan yang laris manis saat bulan Ramadhan tiba.


Inilah 5 Usaha Kuliner yang Laris di Bulan Ramadhan


1. Kue kering

Kue ini biasanya laris menjelang lebaran, laris karena banyak orang yang gak punya waktu untuk bikin kue, ataupun  kalau bisa bikin juga tapi sibuk, kue yang laku biasanya kastengels, kue sagu keju, nastar, kue putri salju, kue kacang, kue coklat , dll, pokoknya kalau jualan kue kering harus berani rasa jangan tanggung sehingga pasarnya yang menengah biar harganya juga bagus, bahannya harus bagus biar rasanya juga enak.

2. Kolak dan Minuman Segar yang manis-manis

Menjelang buka puasa, biasanya banyak orang yang suka cari yang manis-manis, ada yang berjualan kolak, es teler,  kolang-kaling, sop buah dan lain-lain, tips kalau mau bikin kolak dan yang manis-manis , kalau bisa pake bahan yang kualitasnya bagus, jangan pake gula biang , harga sedikit mahal gapapa tapi katakan bahwa ini bahannya terjamin keasliannya,

3. Kue bolu, brownies dan kue basah lainnya

Kadang kue-kue ini jadi hantaran atau jadi teman kue kering di hari lebaran, jadi yang punya keahlian ini jangan takut, insya allah laku.

4. Rendang dan lauk pauk khas lebaran

Saat ramadhan atau lebaran, lauk pauk khas lebaran juga laris untuk orang yang gak punya waktu dan kurang pintar masak, karena pembantu pada mudik, jadi orang cari makanan yang siap untuk dimakan, harga-harga yang melonjak di saat menjelang lebaran membuat harga masakan pada naik juga, bikinlah kualitas terbaik supaya bisa jadi langganan.

5. Parcel makanan

Banyak yang usaha ini karena untungnya lumayan, biasanya buat kirim kepada sodara, atau relasi,  harus bisa marketingnya dan juga merangkai parcel , harga bervariasi, isinya juga bervariasi, dari yang murah sampai mahal , usahakan semenarik mungkin tapi jangan terlalu norak ya.

Selain bisa memasak dan mengemas produk kuliner untuk bisnis, ternyata yang tak kalah penting ialah kita harus bisa memasarkan , memasarkan harus sebelum bulan puasa kita woro-woro, kalau perlu kasih tester, bikin foto masukkan fb, lalu tag2in ke teman2 , relasi bahkan tempat2 lain , promosi itu yang menentukan kita bisa berhasil atau tidak, dan kalau bisa jangan dihutangin kecuali kalau kita udah tau orangnya, itu pun kalau bisa jangan karena modal kita bisa mati.

Ada lagi, sebaiknya sebelum bulan puasa, kita wajib atau sudah menyetok bahan-bahan yang awet , seperti terigu, coklat bubuk, keju, toples dll, karena saat ramadhan kadang bahan-bahan itu sulit ditemui, bahkan susah didapat , jadi kalau sudah ada bahannya kita tinggal membuatnya, sehingga lebih tenang.